Safety Harness

Safety harness adalah alat pelindung diri (APD) yang dirancang untuk melindungi pekerja dari risiko jatuh saat bekerja di ketinggian. Peralatan ini sangat penting digunakan di berbagai sektor seperti konstruksi, perawatan gedung tinggi, perbaikan menara, dan pekerjaan industri berat lainnya.

Safety harness adalah sistem sabuk yang dipasang di tubuh pekerja dan dikaitkan ke titik jangkar (anchor point) melalui tali pengaman atau lanyard. Sistem ini dirancang untuk menahan tubuh secara aman jika terjadi kejatuhan, sekaligus mendistribusikan tekanan agar tidak hanya terfokus pada satu bagian tubuh.

Fungsi dan Manfaat :

  1. Mencegah jatuh dari ketinggian.
  2. Mengurangi dampak cedera jika jatuh terjadi.
  3. Memberikan kebebasan bergerak dengan tetap aman.
  4. Memenuhi standar keselamatan kerja.

Komponen Utama :

  1. Body Harness (Sabuk Tubuh)
    – Melilit bahu, dada, dan paha penggunan.
    – Dilengkapi dengan D-ring di punggung sebagai titik pengait utama.
  2. Lanyard atau Shock Absorber
    – Tali penghubung antara harness dan anchor point.
    -Dilengkapi dengan peredam kejut untuk mengurangi hentakan saat jatuh.
  3. Anchor Point
    – Titik penambatan yang kuat dan aman, bisa berupa struktur bangunan atau sistem fall arrest khusus.
  4. Connector (Karabiner atau Hook)
    – Pengait yang menghubungkan harness dengan lanyard atau sistem tali lainnya.

Jenis Safety Harness Berdasarkan Penggunaan

  1. Full Body Harness: Umum digunakan untuk pekerjaan di ketinggian.
  2. Climbing Harness: Digunakan dalam kegiatan panjat tebing atau penyelamatan.
  3. Work Positioning Harness: Memungkinkan pengguna bekerja dengan posisi tetap (misalnya saat memanjat tiang listrik).
  4. Rescue Harness: Didesain khusus untuk proses evakuasi atau penyelamatan.